Seterang Purnama
Oleh: David Sukma
rasa pilu pun bersenandung. menghayati perihnya hidup
mengejar mimpi yang hanya dalam angan.
hari masih terus berjalan
optimisme menggerayangi jiwa
meloncat-loncat riang penuh semangat.
untuk hari yang kupandang cerah
kan kuusahakan seindah mungkin
tuk dapati mimpi yang paling terang.
mata hati seputih tangkai merpati
melambai-lambai kuat mengibas angkasa.
aku ini permadani senja
mencoba bebas dari pelita hidup yang mengitari
menerjang badai rindu asmara
dikala bintang seterang purnama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar