Ular Memang
Oleh: David Sukma
Kau datang mencubit karang lemak
Sakit meradang, tapi lucu juga.
Aku ini lelaki hebat,
Pesonamu tundukkanku, Mungkinkah?
Suaramu melengking di telinga
Bangunkanku dari mimpi2 kelamTapi tetap, lucu juga
Karena kau jadi selalu terngiang
Tubuhmu sih, kering keronta
Tak menarik memang
Tapi parasmu, liuk mentari
Aku tenggelam terbirit terang
Hidungmu runcing benar,
curam buatku takut menyeberangPipimu tirus kencang,
inginku mencubit, tapi tanganmu melayang
Selayang pandang melirikmu kauwand
Karena kau punya anjing penghadang
Mungkin kita baiknya berkauwand
Karena kukan menghargaimu kauwand
Sebagai wanita yang kupandang rupawan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar